my life style

fashion, food, travel and health.

si penggenggam dunia 

Aku selalu menganggap ibu adalah si penggenggam dunia.  Karena di tangan kaum wanitalah baik buruknya dunia ini. 

Ahhh, suka kasian ya kalo melihat perr. kamus apa aja Bambang nayyara

Tapi itu sekarang ! tidak seperti itu kejadiannya dulu saat di awal pernikahan ku. Dulu aku menganggap, pernikahan itu adalah surga kerajaan, dimana aku adalah tuan putri. 

ditangan siapakah dunia ini digenggam? kaum bapak? kaum ibu? anak-anak?

masing masing boleh berpendapat sendiri, bebaslah. Hehehe, sebagai perempuan dan sudah berkeluarga saya berpendapat kaum ibulah yg menggenggam dunia ini. pertanyaannya mengapa? kok bukan kaum bapak sih? padahal merekalah yg mencari nafkah, mereka yg mencari nafkah dan mengongkosi kebutuhan rumah tangga.

ke kebun kurma jonggol

minggu, 19 februari 2017

jalan jalan melihat kavling perkebunan qurma. lokasinya di daerah jonggol.

perhitungannya, 500 m2 harganya 99 juta kalo bayarnya cash. kalo nyicil harganya 12 juta perbulan selama 12 bulan. Penanaman dan pembangunan infra struktur  diserahkan pada pengelola. Boleh dibangunkan rumah non permanen, jadi rumah kayu atau bambu atau rumah bilik. kepemilikan tanah SHM. 

nah pembagian hasilnya tadi lupa nanya nih… PR yaa..

yang jelas kurma itu baru berbuah setelah 3-4 tahun dan akan berbuah tiap tahun hingga 90 tahun. Satu pohonnya bisa menghasilkan 100-500 kg kurma pertahun. 

Bibit yang ditanam jenisnya kurma Ajwa yang sudah diadaptasikan sehingga bisa tumbuh dan berbuah di daerah tropis. 

disana juga dijual Kurma Ajwa dari hasil panen di kebun kurma di cianjur. 

perjalanan cukup jauh juga, 2 jam. dari rumahku di mahogany. belum siang udah laper. mampir dulu di pusat jajanan di daerah sebelun jonggol.

warung makan yg suka ganti ganti kuah.. kuah soto mie mau diganti pake kuah soto betawi.. ampuuun deh.. 

di bawah ini beberapa foto di lokasi perkebunan dekat kantor pemasarannya 

di depan kebun percontohan di dekat kantor pemasaran.

rumah semi/non permanen

di depan kavling tahap 3. ada undak undakan. 

hari ke-3, di Belitong

Minggu, 29 Januari 2017

rencana ke kota Manggar, daerah tempat SD Muhammadiyah.

selain itu ada museum kata


perjalanan dari ibukota tanjung Pandan sekitar 1 jam 30 menit.

Hari ke-2 di Belitong

Sabtu, 28 Januari 2017.

pulau Kepayang

sementara menunggu kabar tentang kondisi cuaca di laut dari nakhoda kapal, kami berfoto-foto dulu di depan tulisan Welcome Belitong. 

Setelah foto foto di depan tulisan Belitong di pantai tanjung kelayang, kabar gembira datang, cuaca cukup bersahabat buat pergi berlayat ke P. Kepayang. Kami menaiki kapal. Tiap orang diwajibkan memakai pelampung untuk keselamatan. termasuk Queen cucuku masih berusia 2 tahun juga mendapatkan satu jaket pelampung.

Perasaan ini ngeri banget, meskipun bisa berenang dengan baik, membayangkan kami terbalik dan nyebur ke laut sungguh hal yg mengerikan, apalagi membawa cucuku yg terlihat cukup ketakutan. Berbeda dengan Najla yg memang berani. Teringat ketika ia berusia 2 tahun saat ulang tahun di resto di ancol kami kmd mencoba naik kapal, Najla terlihat gembira dan melompat lompat ketika di kapal. bahkan ia mencoba mencelupkan tangannya ke air laut ketika kapal sudah berjalan. kupikir kalau aku sendiri yang ikut di kapal itu, tidak akan seberapa ketakutanku, karena aku hanya sendiri dan bisa berenang pula.

Queen terlihat memeluk mommynya krn ketakutan.

dari kiri ke kanan: dr.Ferry, dr.Nandi, Najla, ayahnya Najla, dr. Nofiadi.

rencananya hari ini kami juga akan snorkling di Pulau Lengkuas, tapi sepertinya cuaca kurang bersahabat, hujan ! shg  air laut pun terlihat keruh, jadi buat snorkling kurang bagus. Tour guide kami menyarankan sebaiknya kalo ke Belitong pada bulan 3 sd 10, cuaca pada bulan-bulan itu paling baik. 

ketika di laut, ombak ada, tapi tidak begitu besar. tour guide mengatakan sebenarnya ini ombaknya kecil nyaris tanpa ombak. tapi segitu saja sudah ngeri, bukan krn ngeri di ayun ayun seperti naik kora-kora, tapi ngeri krn takut perahunya nanti terbalik krn ombak. Tapi tour guide kami mengatakan bahwa perahu seperti ini maksimal buat 30 orang. Nah, untuk safety, skrg hanya dinaiki oleh 10-15 orang. Dan di perahu kami memang  hanya 15 org.

wuiihhh, alhamdulillah, akhirnya sampai di P. Kepayang. Menapaki kaki di pasir pantainya, kami melihat sebuah restoran sederhana tanpa dinding, bangkunya pun hanya berupa bangku panjang. Dan memang menurut ku tidak perlu mewah, toh orang datang kesini cuman buat singgah bermain di pantai dan kemudian memgganjal perut setelah capek. 

Teh dan kopi boleh ambil sepuasnya disini, posisi meja teh dan kopi di taruh di tengah. sementara bangku dan meja di susun di sisi kiri dan kanannya. 

pertama kali kami disuguhi pisang goreng, kemudian singkong goreng sambil menunggu makan siang siap. 

Queenisha bermain di tepi pantai dengan mommy nya, aku mengikutinya. Qq duduk berselonjoran di atas pasir dengan membelakangi laut. punggungnya terkena hantaman ombak, ia tertawa tawa sambil menahan dingin. tak lama kemudian, mommy nya teriak, “sudah, sudah!”. “kenapa?” aku bertanya. Ini bund, jarinya pada biru kedinginan. “Ya sudah, angkat”. untung gadis kecil itu nurut. Langsung dibawa ke kamar mandi sama mommynya, dimandikan dan ganti pakaian.

sekitar jam setengah dua belas makan siang siap di atas meja. Menu laut tentunya, ikan panggang, cumi dan udang panggang. buat yang tidak makan seafood, disediakan ayam goreng. sedap lah pokoknya krn makanan juga disajikan panas panas. 

kondisi saat kami sampai masih hujan rintik rintik, tapi cuaca berubah dengan cepat, cuaca menjadi cerah dan ombak dikejauhan tidak terlihat besar lagi, ini ditandai dengan hilangnya buih buih putih yg menyertai ombak dikejauhan. itu berarti kita akan lanjut ke Pulau Lengkuas, melihat mercusuar.

Tetapi beberapa orang dokter memutuskan untuk kembali ke pulau Belitong, antara lain Dr. Nandi karena hari mau kembali ke jakarta, mau melihat anaknya bertanding. dr. Toto juga kembali, alasannya menemani dr. Nandi. dr. Febri dan kedua anaknya juga kembali, pokoknya ada 6 orang yg kembali ke  Belitong.

Aku menyempatkan diri untuk sholat Zuhur jama’dengan ashar, dan ku ajak Najla dan Abrar untuk sholat juga, sementara Amier dan ayahnya sudah sholat terlebih dahulu. Ayu lagi tdk sholat. Hasna tidak keburu sholat karena kita sudah harus berangkat naik perahu menuju Pulau Lengkuas. 

Menegangkan juga menaikinya, semua sudah naik  dengan pelampung terpasang di badan. penumpang kapal berkurang dua, dokter Nandi dan dr. Noviadi. Queenisha  langsung mengambil posisi memeluk mommy nya, ketakutan yg sangat, tapi pasrah karena mau tidak mau harus menaiki perahu tersebut.

MasyaAllah, ombaknya benar benar luar biasa buat ku, menghayun hayun kan kapal. May May si tour guide ketawa ketawa dan berkata “jangan malu malu untuk teriak!”. Aku tak bisa teriak, sebaliknya hanya diam, dan merapal doa dan istighfar serta salawat nabi. 

Ombak benar benar menghempas dan menghancurkan perahu. Aku benar benar takut perahu akan terbalik, tapi May May terus mentertawakan kami. 

akhirnya penderitaan ini berakhir juga, kami sampai di Pulau Lengkuas. Mercusuar tinggi terlihat sangat menjulang tinggi. Putih… menjulang. Menaikinya harus membayar tiket 50 ribu rupiah. 

pulau lengkuas : lihat mercusuar

Aku menemani Hasna sholat zuhur dan ashar di bagunanan di samping mercusuar tsb. bangunan dengan gaya kolonial belanda.

setelah Hasna sholat kami kemudian mengambil foto foto.Sebenarnyanaku ingin naik ke atas mercusuar, tapi krn hari mulai hujan lagi, tour Guide kami  mas Riyan dan Mas May may melarang, takut kesambar petir, krn bagian dalam mercusuat itu terdiri dari besi semua.

di Mercusuar, Pulau Lengkuas

Mercusuar, P. Lengkuas.

Hasna di P. Lengkuas 

Hasna & Abrar saling membantu untuk foto di dekat kolam bidadari

Abrar menunjuk mercusuar

hasna dan abrar foto memakai go pro di dekat kolam bidadari


menjelang sore sekitar jam 4 kami kembali ke pulau Belitong. 

Ternyata pada saat kembali, ombak tidak menghempaskan perahu kami. Hal ini disebabkan karena perahu searah dengan arah ombak. Ombak bahkan mendorong kita tampa menghempaskannya.

Tempat Shooting Laskar Pelangi.

Duh namanya apa ya tempat ini, nanti nanya lagi deh.

Belitung tour hari ke 1

berangkat hari Jumat, tgl 27 Januari 2017, 1 hari sebelum imlek. 

meskipun pesawat take off jam 3. tapi karena hari itu adalah jumat maka kita pergi ke airport lebih awal, krn harus sholat jumat terlebih dahulu tentunya.

Pesawat take off, tak lupa aku mengingatkan anak anak ku untuk membaca doa safar.  aku pergi bersama semua Angota keluargaku, suami, anak 4, menantu dan cucu ku. 

Perjalanan naik Sriwijaya air hanya 50 menit. hehe… lebih cepat daripada waktu tempuh setiap pagi mengantar Najla ke sekolahnya di wadi mubarok. 

Baru aja pesawat mengarah ke atas, sekitar 15 menit kemudian, Hasna yg duduk di kiri ku berkata, “pesawatnya kok sudah mengarah turun lagi sih bun?”. Aku jawab, “kalo beginj biasanya sdh mau persiapan mendarat.” Dan benar saja, paling sekitar 10 menit berikutnya suara kapten pilot melalui speaker memberitahukan kalau kita bersiap untuk mendarat.

penyambutan luar biasa ya.. tour guidenya cuper cuper ramee.. ada yg berkuncir, dan yg kelihat seperti preman.. wudihhhhh… tapi ternyata mereka ramah sekali…

kami berdelapan, terpisah di dua bus. tapi gpp kita semua satu rombongan dan saling kenal kok. rombongan rspad.

singgah pertama di mie belitong Atep. asli, enak banget. ada bumbu udahnya, agak seperti kuah mpe mpe tapi bukan juga, tidak persis, ada ketimun di dalamnya.. yang jelas enak lah… rasakan sendiri deh.

yang tidak bisa makan udang, diberikan soto ayam, dan yang ini juga enaknya mantep banget.

karena cuaca hujan,  tour guide memutuskan untuk mengunjungi pusat oleh-oleh. Ga kalap sih..  cuman teringat teman dan saudara aja. 

aku lebih menyukai membeli kaos kaos yg bertuliskan belitong. Anak-anakku juga memikih kaos. beberapa ada yg memilih kalung dan gelang.

ingin kurus?

saya berpikir selama ini, kenapa ya orang yg sakit diabetes dari gemuk bisa menjadi kurus?.oo iya… sel tubuhnya kelaparan..! sel tubuh tidak bisa memasukkan gula dalam darah ke dalam sel karena kekurangan insulin yg bertugas memasukkan gula ke dalam sel. selain itu saya teringat beberapa tahun silam, saya berhasilkan mengurus badan sebanyak 9 kg dalam waktu 3 bulan, dan memang ketika itu saya kondisi kan tubuh saya dalam keadaan lapar. 

jadi untuk kita yg masih sehat, atau tidak  menderita dm, maka kondisi sedikit kelaparan itu diperlukan sehingga tubuh merespon dgn membakar lemak lemak di tubuh kita sehingga lama kelamaan kita akan menjadi kurus.

Mentoring DPS

Hari ini selesai mentoring ke 5 DPS (Developer Property Syariah). Materinya seruu, tentang manajemen keuangan Dan manajemen cash flow.

Disitu bisa ketahuan berapa bulan baru Serah terima unit, berapa unit BEP, berapa ROI, setelah uang terkumpul brp baru unit bisa dibangun. Pokoknya nya seruu

Mau cerita panjang dah ngantuk.

Yg jelas skrg mah saya nyari lahan yg pemiliknya mau diajak kerja sama secara syariah Islamist.

wp-1473527986503.jpg

Sabtu malam, alias malam minggu. Anak2 selalu menyuruhku untuk pergi berdua dgn suamiku. Tapi Dari dulu, kami tidak terbiasa pergi berdua, Dan kini itupun tidak menjadi kesenengan bagiku. Jadi aku selalu menolak. Bukan krn aku tidak ingin berdua an dgn suamiku, tapi krn tidak biasa saja. Menurutku tidak lah “fun”. Jauh lebih fun melihat mereka, […]

Seorang Muhammad dalam hidupku

Bermula ketika Najla tidak lagi menyukai Sekolah nya, tiap kenaikan Kelas adalah percobaan. Dalam keseharian ià pun tak suka pelajaran umum. Semua dikerjain nya dengan asal asalan. Pokoknya asal selesai. Tapi kenapa kalau mengulang hafalan surah ià begitu bersemangat, senyuman terlihat ketika ià mampir menambah ayat ataupun menyelesaikan satu surah dgn baik. Hafalannya bertambah, demikian juga dengan hafalanku. 

Bulankah ini suatu pertanda, bahwa ià akan lebih baik menjadi seorang hafidzah terlebih dulu? 

Yah, tak mengapa. Dan bukankah aku seharusnya bersyukur. Meskipun ià tak lagi masuk Sekolah biasa, kupindahkan ià ke Sekolah Hafiz Quran. In sya Allah tahun ajaran baru ini ià bisa berhubungan dgn sembuh Sekolah Hafiz Quran Di daerah mega mendung. ..amiin. 

Bukankah kehidupan kita ujungnya adalah kematian. Dan menjadikan seorang Anak kita menjadi Hafiz Quran kurasa adalah Impian tiap ibu yg mengerti Dan paham akan makna seorang Hafidzah dalam kehidupannya.

Lagi pula kupikir, materi pendidikan SD masih bisa dipelajari setelah ià selesai 30 juz. 

Menurutku pendidikan untuk seorang Anak, yg pertama adalah akhlak, Dan untuk itu yang akan kuajarkan adalah akhlak Al Quran. Kisi kisi penting dalam kehidupan akan ià dapat kan semua dalam Al Quran. Semua aturan daily life Dari awal terjadinya manusia things  ia meninggal, semua ada. Bahkan contoh2 lidah manusia jahat yg tidak pantas ditiru sbg pelajaran jumat sekarang pun ada. Demikian juga dgn ilmu pengetahuan things akhirnya sama pun ada. Tapi khusus yg satu itu hanya untuk orang2 yg mau berpikir.

Berikutnya seorang Anak perlu belajar mathematics, karena Di setiap sending kehidupan manusia, pasti ada matematicians. So jadi ini penting. 

wp-1459067022317.jpg

menghabiskan akhir pekan bersama keluarga adalah suatu pilihan.